Kamis, 23 Juli 2015

SURAT CINTA UNTUK ANAKKU, GANESHA

..

Nak, kamu adalah penantian Papi Mami selama 4tahun pernikahan kami,
Kamu adalah doa berulang di tiap sholat, sujud, bahkan seperti rekaman kaset yg terus berputar di hati kami
Ya, terus memintamu pada Yang Kuasa..

Nak, tahun pertama pernikahan kami sungguhlah tidak mudah
Saat kami harus terpisah di usia pernikahan kami yg baru 1 bulan.
Ditambah berbagai ujian dari-Nya,
Plus pertanyaan berulang dari semua orang yg menanyakan kehadiranmu.. Sampai rasanya kepala Mamimu ini mau pecah, karena kesal, bosan, sedih karena pertanyaan banyak orang yg berulang..

Tahun kedua, usaha kami yg bukan hanya doa menunjukkan secercah harapan
Mami ingat betul, bulan Agustus 2013 saat kontrol ke dokter kandungan, dokter bilang ada kantung janin yg nantinya bakal menjadi tempatmu bernaung saat dalam rahim mami..
Kamu tahu nak, rasanya bahagia sekali sampai akhirnya Bulan September tiba tiba mami mengeluarkan banyak darah yg mengakibatkan mami kehilangan kesempatan untuk memiliki kamu.
Dokter bilang blighted ovum atau mudahnya hanya kantung janin saja yg terbentuk tapi tidak dengan embrio janinnya..
Pupus sudah harapan kami, untuk bisa memilikimu di tahun 2013

Tahun 2014, adalah tahun ke 3 pernikahan kami.
Mami sudah pasrah mungkin tepatnya putus asa.
Mami berpikir mungkin Alloh tidak mengizinkan mami merasakan kodrat wanita untuk bisa mengandung, melahirkan dan menyusui..
Sampai akhirnya Oktober 2014, berita gembira pun kami dapatkan saat mami positif mengandung kamu, alhamdulillah :-)
Bulan bulan pertama, luar biasa nikmatnya dimana mami merasakan perubahan besar , nafsu makan meningkat namun mual pusing juga tidak bisa dihindari. Mami selalu tanamkan pikiran positif agar kamu senantiasa sehat dan pada akhirnya dapat bertemu mami, 9 bulan yang akan datang..

Tiba saatnya detik detik kelahiranmu, mami dan papi berjuang sekuat tenaga agar engkau lahir dengan selamat.
Disinilah mami merasakan luar biasanya perjuangan untuk menjadi seorang ibu.
Merasakan kontraksi sebagai gelombang cinta darimu, tanda bahwa kamupun sudah tak sabar ingin berjumpa dengan kami.
Sungguh luar biasa Nak, mami mu yg selama ini adalah orang yang tidak dapat menahan sakit, saat menjelang.persalinan mu mami berubah menjadi lebih tenang, lebih bisa mengendalikan diri.

Setelah kamu lahir, kita baru bisa bertemu, berpelukan satu jam berikutnya.
Kamu tahu rasanya Nak, seperti mimpi bahkan sampai sekarang.
Tidak ada kata kata yang dapat mewakili kegembiraan di hati mami, kecuali tak hentinya berucap syukur pada Alloh, karena telah mengijinkan mami memilikimu..

Ganesha,
Mami papimu bukanlah orangtua yang sempurna
Kami berupaya keras belajar menjadi orangtua yg bisa memberikan contoh, penghidupan yang layak dan terbaik untuk mu..

Ganesha,
Dalam setiap hembusan nafas kami, kami selalu berdoa dan berharap kamu senantiasa dilindungi oleh Nya

Ganesha,
Buah cinta kami
Tumbuhlah sehat, dan sebagaimana mesti nya..
Kami, akan berjuang selalu untuk yang terbaik bagimu.

Ganesha,
Mami akan ceritakan padamu nanti bagaimana menjadi laki laki yang hebat
Seperti Papi mu yang selalu berjuang sekuat tenaganya untuk keluarganya..

Ganesha,
Mami akan berikan banyak cinta untukmu
Agar engkau tumbuh menjadi lelaki yang sangat menghargai wanita,
Sebagaimana Papi mu yang sangat mencintai mami..

Ganesha,
Saat ini mungkin engkau belum paham Nak,
Surat ini mami simpan untuk dewasa mu kelak..
Saat kamu sudah bisa mengerti makna

Terimakasih Nak , karena sudah menjadikan nyata impian
Dan terimakasih sudah menjadi teristimewa di tahun ke 4..

Rabu, 22 Juli 2015

Satu Generasi

Melihat pose foto ganesh yang ini,
aku jadi teringat dengan foto jadul yang aku sempet temukan saat bongkar-bongkar album di madiun.
Jadi kangen dengan sosok itu,
sosok yang mengasuhku hingga kira2 aku berusia 14 tahun, kemudian dia hilang begitu saja.
meinggalkan kesedihan bagi yang ditinggalkan.
Tetapi sekarang sudah tidak sedih lagi, berganti dengan bahagia & rindu saat melihat foto ini...

Melihat foto ini aku juga jadi ingat,
Bahwa ada satu untai generasi yang pasti akan berlanjut,
Bayi ... anak-anak... menjadi dewasa..... kemudian tua... dan pada akhirnya kembali kepada-NYA.
Suatu proses yang semua orang akan menjalaninya. InsyaAllah sampai akhir dengan jalan yang diridhoi-NYA

Anakku Ganesh sayang
Kamu takkan akan pernah bisa menemukannya di dunia ini saat ini,
kamu juga tidak akan pernah bisa berbicara atau sekedar bertatap muka dengannya.
tapi agar kau tahu... bahwa dari sosok ini kamu ada, lewat perantaraku.
Kelak nanti saat kamu sudah mengerti, aku akan bercerita padamu tentangnya...
tentang bagaimana dia menyayangi keluarganya dan berjuang untuk mereka.
semoga itu yang aku bisa tiru dari nya.

Semoga senyum di foto itu tetap terjaga begitu adanya, begitu pula senyum di sisi dunia yang lain
Rindu selalu.... Bapak

Selasa, 21 Juli 2015

Malam Minggu Kaka

Malam minggu kemarin aku ajak keluarga main ke alun-alun Cilacap,
mungkin karena itu hiburan yang cocok buat Athaya, murah meriah dan rame di Kota ini.
Hiburan pasar rakyat. Ramenya ampun.
Sekedar tahu aja, yang ngumpul di alun-alun  tiap malem Minggu itu biasanya bukan hanya warga Cilacap aja, tapi juga di daerah-daerah luar Cilacap. Jadi kebayang ramenya.
Berhubung juga keterbatasan aset hiburan di kota mungil ini.
Padahal Pak Presiden kemarin bilang mendambakan Cilacap jadi Singapore-nya Indonesia (minimal Pulau jawa lah...Jawa Tengah aja juga boleh...hehehe). Harapannya juga hiburannya bisa ditambah macam Universal Studio atau Sentosa Islandnya sono lah *harapan lho bukan sekedar mimpi.

Ok kembali ke pembahsan awal,
Untuk sekarang ini coba kita nikmati dulu deh hiburan yang ada di alun-alun.
Sebenarnya untuk sekelas hiburan rakyat, sudah cukup bagus kok, banyak mainan nostalgia waktu kecil, penjual makanan2. dan hebatnya even sampah itu berserakan saat malam hari, ternyata keesokan harinya lapangan alun-alun itu udah langsung bersih...salut ma pihak2 yang terkait masalah kebersihan serta  penjualnya itu sendiri. mungkin meraka sudah sadar, kalao itu adalah lapangan tempat mereka mencari nafkah, sehingga jangan sampai kehilangan konsumen karena sampah2 dari makanan yang mereka jual sendiri.

Kaka Athaya pun kelihatan seneng banget maen disini, ada maen kereta2an, mancing-mancingan, naek kuda, ada bianglala mini, odong2 dll. kadang2 dia juga minta beli maenan untuk dibawa ke rumah.
Sykurnya lagi walau terkadang pasa ikut dinas keluar kota, dan misalnya lagi sempet maen ke mal, yang notabene lebih canggih mainnnya, dia tetep masih mau maen lagi di hiburan rakyat itu dan gak protes apalagi ngeluh...terima kasih ya sayang atas pengertiannya.
nanti kalo adeknya udah gede diajak maen juga ya sayang.

(lagi demen naek kuda ni...seneng banget udah berani naek kuda sendiri)

(Mancing-Mancingan)

 (kereta-keretaan...muka lempeng amat bu hehehe..)

(Bianglala mini..genjot manual pak...)
 
*Happiness is when you see your family smile to you

Lebaran bersama di cilacap

Lebaran kali ini, kami berlebaran di Cilacap.
Rencana awalnya sebenarnya mau lebaran di Madiun pas hari-H, akan tetapi berhubung kebijakan kantor yang berubah-rubah terus dengan cepat, jadinya ya harus mengalah, akhirnya baru bisa ambil cuti H+7, dan berdasarkan hasil nego dengan boss, dapat cuti agak lama, sebagai kompensasi karena kemarin cuti sebelumnya di-cancel.

Walaupun tetap standby di Cilacap, Lebaran kali ini lebih spesial karena kedatangan si imut gundul Ganesh hehehe...thanks Allah.
Apalagi tuh Kaka bawaannya pengen gendong dedeknya mulu...sabar ya kaka, bukannya gak boleh, tapi kita ngelihat kamu gendong adeknya jadi ngeri sendiri...takot jatoh : )
lebih spesial lagi karena mami masak rendang, sayur buncis, sambel kentang...yummy...mantabb.

Anyway...dimanapun kami berlebaran tidak akan mengurangi nilai dari Idul Fitri itu sendiri,
yang penting tali silaturahmi dengan keluarga dan saudara tetap terjaga dengan baik.
dan yang penting lagi, amalan selama bulan Ramadhan tidak berhenti di saat Lebaran saja, tetapi terus lanjut hingga akhir hayat nanti.




Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum
semoga Allah menerima amalan saya dan kamu, amalan puasa saya dan kamu
Mohon Maaf Lahir & Batin. Selamat hari raya Idul Fitri 1436H.

*Faith is always fluctuate, up and down, that's natural. So remember to care & treat it well every time

#IloveChallenge


Ini untuk memenuhi challenge dari mami...

Siapa takut coba hehehehe

Rencana awalnya si sebenarnya mau foto pas di dalam kilang... tetapi ntar disemprot ma orang HSE  n takut merk perusahaan dikira ntar disalah gunakan..

oleh karenanya akhirnya...tadaaaaaa...

 
Hope you like it sayang....

Our Little Prince

Akhirnya….,


Nulis lagi di blog setelah sekian lama. Beragam alasan sebenarnya untuk memulai menulis lagi itu berat. Masalah waktu, gak ada ide, dan juga lupa password login *parah.

Dan setelah diingetin lagi sama mami sayang….., akhirnya aku coba untuk menyusun remahan-remahan pikiran untuk menjadi sebuah tulisan untuk mengisi kekosongan hati (kenapa berasa V***y ya).

Hidup ku sekarang tambah lengkap dengan kehadiran sesosok bayi mungil yang keluar dari rahim istriku tercinta. Ganesha… ya itu namanya, bayi laki-laki dengan nama lengkap Gama Ganesha Abqori Arsenio.


(foto pas 1 hari setelah lahiran)

 
Kami memilih nama unik itu setelah memilah-milah dan mengkombinasiin berbagai macam nama, dari berbagai negara. Artinya adalah :
1.       Gama : itu pake nama aku dung hehe… semacam marga gitulah hueheheh. Kalo Mi bilang itu singkatan dari GAntengnya MAmi (maksudnya si GAnteng anaknya MAmi) nice try… : )
2.       Ganesha : Bijaksana (India)
3.       Abqori : Jenius, pintar, cerdas (Arab)
4.       Arsenio : Gagah, berani, jantan (Yunani)

 
Kalo digabungin kira-kira ya anak Laki-laki yang bijaksana, pandai dan gagah berani.
Our Little Prince...
Nama adalah doa, semoga harapan kami tersebut insyaallah menjadi kenyataan…Aamiin

Everlasting Love for Mi, Kaka Athaya, Dedek Ganesh….

 
*Every hopes & dreams always put in our name, make it real… make it happens….


Jumat, 03 Juli 2015

4 tahun ber4 :-)

Alhamdulillah, adalah kata kata yang berkali kali aku ucapkan atas izin Allah sehingga tepat 2 Juli 2015, usia pernikahan kita sampai di tahun ke 4.

Di tahun ke 4 ini, masih diwarnai tawa, canda, tangisan, amarah, emosi dan ke egoisan masing masing, yang syukurnya semuanya masih bisa kita kendalikan dengan akal sehat, yang pada akhirnya membuat kita menjadi lebih kuat dan masih sama sama berkomitmen pada pernikahan ini.

Ternyata hidup bersama dengan orang yang berbeda , bertahun tahun setiap hari ketemu bukanlah suatu perkara yg mudah. Untuk bisa bertahan butuh perjuangan.
Perjuangan untuk saling menghormati, menghargai, mengendalikan emosi dan keegoisan masing masing, dan yang mungkin paling berat adalah perjuangan untuk tidak gengsi meminta maaf siapapun yg bersalah.

Di tahun ke 4 ini kami belajar banyak, terutama tentang bersyukur. Jika kami sedang merenung tentang masalah masalah yg menimpa pernikahan kami, kami merasa masalah/ ujian / cobaan dari Alloh bagi pernikahan / keluarga kami sangat lah berat.
Ternyata, Alloh membukakan mata hati kami disaat Alloh menunjukkan bahwa disekeliling kami masih banyak keluarga lain yang ujian atau masalahnya ternyata lebih berat dari apa yg kami alami.
Disitu kami semakin yakin bahwa Allah memberikan kami ujian sesuai kemampuan kami, dan kami diberikan kenikmatan lain yg mungkin orang lain tidak miliki atau dapatkan.

Kami bersyukur di usia pernikahan yang ke 4 tahun ini, selain Alloh memberikan kami kebahagiaan , Alloh memberikan kami ujian , yang kesemuanya membuat kami semakin belajar , semakin kuat dan yang paling penting adalah semakin taat kepadaNya. Kami juga merasakan kebahagiaan atau kepuasaan tersendiri saat kami berhasil melewati satu persatu ujian tersebut terutama jika akhirnya kami berhasil meraih satu persatu impian kami.

Hadiah terindah dari Alloh ditahun ke 4 ini adalah seorang anak yang kami.tunggu tunggu selama ini. Alhamdulillah akhir nya Alloh mempercayakan kepada kami anugerah terindahnya.. semoga kami bisa menjadi Orang tua yang bisa membimbing anak anak kami menjadi anak anak soleh solehah aamiin..

Untukmu suamiku,
Gama Wira Medika

Terimakasih sudah selalu bersabar dan ikhlas dalam menghadapi segala kekurangan istrimu ..
Terimakasih atas semua pengorbanan dan cinta kasih sayangmu..
Semoga Alloh selalu limpahkan keberkahan kepadamu atas segala jerih payahmu.

Ya Alloh berkahilah pernikahan kami..
Jodohkanlah kami dunia dan akhirat, dan izinkanlah kami membimbing anak anak kami yg soleh dan soleha
aamiin...

Terimakasih untuk 2 Juli yang ke empat :-)
Love you Gama Wira Medika