Senin, 29 Februari 2016

29 Februari 2015

Jika marah padaku, marahlah hanya pada perkara kekuranganku
Jika marah padaku, jangan pernah terpikir berpaling hati lain
Jika marah padaku, tetaplah genggam dan peluk tubuhku, meski mungkin panas dan terbakar kau rasa

Jika marah padaku, jangan terpikir untuk pergi dan menjauh
Jika marah padaku, jangan terpikir berpisah adalah cara tepat untuk meredam emosi
Jika marah padaku, karena aku lah sebabnya maka berada didekatku adalah obatnya..

Jika marah padaku,setelah nya ridho lah terhadap kekurangan ku
Sebagaimana kau ridho terhadap kelebihan ku

Jika marah padaku, kuatkan genggaman tangan, jangan sampai terlepas..
Jika terlepas maka terberailah kita

-tmd, 29 Feb 2015-

........

Kita bilang rasa ini Cinta,
Tapi kita terkadang saling membenci
Kita terkadang saling mengumpat dalam hati
Kita terkadang jenuh, bosan dan lelah selalu berjumpa

Kita bilang semua terjadi atas nama Cinta,
Tapi kita terkadang mengharap balas budi,
Kita terkadang sulit ikhlas hati
Kita terkadang menuhankan pengorbanan pengorbanan yg telah dilakukan

Lalu sebenarnya apa itu Cinta?
Kapan dia benar benar hadir?
Apakah sudah terhadap kita yang bertahun tahun hidup bersama?
Ataukah ego kita yang memaksa seolah olah perasaan ini Cinta..

Untukmu Cinta yang terlalu di cinta

-tmd, 29 Feb 2015-

Minggu, 13 September 2015

TRIP TO BATAM … ONE WAY TO THE FUTURE (PART 3)

* FOODS EPISODE


Ngomong - ngomong masalah Kuliner, tentunya di Batam punya masakan khas yang sayang kalau dilewatkan, terlepas itu cocok di dlidah atau enggak, yang penting pernah mencoba walaupun Cuma sekali.
Kalau lihat di internet, ada beberapa makanan khas yang di sarankan untuk dicoba, yang aku coba mungkin belum semua. Ini beberapa di antaranya :

1.     Sup Ikan

Ini cukup tekenal katanya di Batam. Rombongan training sempet di ajak menikmati sup Ikan di daerah Batu Aji (kalo gak salah). Rame tempatnya, terutama di jam makan siang. Berarti ada harapan pasti rasanya waah pastinya. Tapi ternyata harapan tinggal harapan. Menurut lidahku dan beberapa temenku, rasanya hambar, kuahnya seperti kurang bumbu. Isinya berupa fillet ikan dan ada bakso ikan dengan tambahan irisan tomat & sayur. Aku gak tau apakah memang seperti itu rasanya, atau mungkin ada yang lebih enak lagi di tempat lain. Sudah ditambah sambel & kecap gak menolong. Tapi tempatnya rame banget… that’s weird. So sorry it’s not recommended for me
 
  

 2.    RM Sunda Bu Joko

Yah karena saat makan siang itu ikut rombongan, jadinya ngikut saja kemana sopir membawa kita untuk makan. Setelah Kunjungan Industri di Profab, kita dianter untuk makan siang di daerah Nagoya. Nama tempat makannya adalah RM Sunda Bu Joko. Agak aneh juga ya, biasanya orang sunda itu gak ada yang nama belakangnya pake “O”, biasanya pake “A”,jadi harusnya kan RM Sunda Bu Jaka… (hanya analisa umum aja)… anyway tempatnya rame banget, dan bisanya memang jadi langganan orang kantor pemasaran sini atau kalo lagi ada kunjungan.

Makanan diatur untuk prasamanan (mirip seperti RM Ampera kalo di Jawa Barat), jadi pembeli tinggal pilih & ambil sendiri lauk & sayurnya. Yang aneh, masakannya bukanlah masakan sunda, tetapi masakan Jawa Tengah-an. Jadi akhirny analisa ku berubah. Kemungkinan ini benar masakannya Bu Joko yang lebih terdengar “Jawa” Cuma sistem prasamanannya yang mengadopsi RM Sunda (analysis approved lah ya… whatever : )


 

3.     Gong-gong, Chu-Chu, La-la

Unik ya namanya, kaya nama orang. Gong-gong itu adalah semacam keong / beikcot, Chu-chu itu siput kecil, La-La itu kerang putih. Pertam sebelum memutuskan untuk makan ini, kita harus Tanya dulu, apakah masakannya halal / tidak, secara RM yang menyediakannya adalah RM cina. Setelah OK, baru kita cicipi. Rasanya mantab bro. terutama dari bumbu masakannya yang khas masakan cina (dengan bawang Bombay dan tiram) rasanya sedap & pedas. Daging gong gong seperti daging cumi-cumi Cuma lebih kecil. Cara makannya pun harus pake trik & alat bantu, yaitu Tusuk gigi. Jadi kita harus colok dagingnya dengan tusuk gigi lalu tarik keluar. Pertama-tama sempet diketawain sama pelayan restorannya, karena mau makan aja kaya orang au berantem. Setelah dikasih tahu caranya jadi mudah. Begitu pula untuk makan siput kecil bernama Chu-chu itu, harus sabar untuk menyedot dagingnya keluar. Tapi begitu tersedot semua n masuk ke kerongkongan, rasanya mak nyus. Rasanya 1 porsi gak akan cukup bro. Bahkan aku sempat lupa untuk makan dengan nasinya hehehe.
 
 
 
4.     Luti Gendang
 
intinya makanan ini adalah roti goreng dengan  isian abon Ikan, harga Rp 2500/pcs. Kemarin nyobain di food court bawah Nagoya City Walk. Namanya Luti Gendang “Berkat” Khas Tarempa



5.     Sempet coba nyari mie Noodle House - Mie Tarik Asli China (rekomendasi dari teman yang saudaranya pernah nyobain mi itu, katanya enak banget,  tetapi nyarinya susah minta ampun. Setelah dapet ternyata udah lama tutup…. Hadeehh, tinggal plangnya doang nih :


 

6.     Sebagai bales dendam karena gak bisa makan Noodle house & Mie Tarempa, akhirnya makan mie ayam & sate padang di ruko depan Nagoya Mall. Oh ya saran temenku, haati dengan harga asal tembak dari penjualnya (temenku ada yang bisa dapat 15 rb / porsi, sedang temen yang lain kena 30 rb dengan porsi yang sama tetapi mungkin beda penjual walaupun tempatnya sama, jadi pinter-pinter nego ya). Kalo mie ayam bakso kanji + teh O itu bisa dpaet 20 rb. Lumayan buat ganjel perut n Ini bales dendam hehehe. Ini foto2nya



7.    Teh O & Teh O beng



Ada yang unik dari gambar di atas menurutmu?
Ya kamu benar, GAK ADA. Itu cuma teh biasa. Teh O adalah teh panas / hangat, sedangkan teh O Beng adalah Es Teh…  doeengggg… nice try bos.


8.       Barelang Sea food

Ini yang paling mantab, hari terakhir di Batam, kita dtraktir oleh Provider Training di Barelang Seafood & resto, segala macam seafood ada disitu, kepiting, udang, cumi, kerang, gong-gong, sup ikan. Ada juga bawang putih goreng tepung (enak juga ternyata) & tak ketinggaln kelapa muda. Mantab. Tapi harus inget2 ya kalo makan disini, kolerstrolnya dijaga pak  hehehe. View di tempat ini cukup bagus.karena terletak di samping jembatan Barelang. Jadi bisa foto-foto dengan pemandangan jembatan itu dari samping. Tempatnya juga cukup besar, kemungkinan untuk acara-acara besar. Ada juga tempat penangkaran kepiting, gong-gong dan yang lain, jadi bahan makanan semua fresh dari laut. Sip lah pokoknya…apalagi gratis pula heheh



9.       Sebenarnya Ada juga beberapa makanan khas yang lain, tapi belum sempet nyicipin (misal Mie Tarempa, Mie Lendir dll), next time lah
 

Lanjut ke Part 4 ….